This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 12 Desember 2016

SETTING JARINGAN PEER TO PEER pada WINDOWS 7

SETTING JARINGAN PEER TO PEER pada WINDOWS 7

1. Setting ip address pada kedua PC dan usahakan kelas ip address kedua PC sama.
Untuk setting IP kita masuk pada Control panel→network and internet→network conection
clip_image002







2. setelah itu kita mulai menkonfigurasi IP addressnya,pada bagian ini kita memilih IP versi 4 kemudian klik pada button properties.




 

clip_image004
3. Akan muncul tampilan seperti dibawah ini dan kita mulai mengkonfigurasi IP addressnya yang jadi server dan yang jadi client.



 
clip_image009clip_image008










4. Setelah kedua pc di setting ip addressnya maka selanjutnya yang kita lakukan yaitu mencoba koneksi kedua pc ini apakah sudah terhubung dengan baik atau tidak.
5. Ujicoba koneksi dapat dilakukan pada command promt (cmd)
6. Setelah kedua pc terhubung dengan baik maka langkah selanjutnya yaitu kita mencoba sharing data terlebih dahulu.
7. Untuk dapat sharing data kita perlu menghilangkan proteksi password pada windows 7 ini.
Langkah-langkahnya yaitu : masuk pada control panel→network and sharing centre→change advance sharing setting.
Kita ganti proteksinya jadi turn off agar semua yang terhubung bisa mengakses komputer ini dan klik save change untuk menyimpan konfigurasi ini.

clip_image011

Jumat, 09 Desember 2016

Cara Konfigurasi Access Point TP Link

Cara Konfigurasi Access Point TP Link

Lanjut pada postingan saya yg akan membahas tata cara mengkonfigurasi Access Point Pada merk TP-Link TL-WA701N
Untuk memulai konfigurasi access point ini, lakukan langkah-langkah berikut secara sistematis :
  1. Sama seperti mengkonfigurasikan access point lainnya, langkah awal yang perlu dilakukan adalah menyamakan address antara access point dengan sebuah laptop sehingga alamatnya berada pada satu network. Secara default, IP yang tertera pada label access point jenis ini adalah 192.168.1.1 dan netmask 255.255.255.0.
  2. Setelah itu, nyalakan access point. Perhatikan adaptor yang digunakan, apakah voltage-nya sesuai dengan ketentuan yang tercantum pada label access point atau tidak. Jika tidak, maka sebaiknya jangan menyalakan access point tersebut dengan adaptor yang tidak sesuai.
  3. Setelah itu koneksikan access point dengan laptop dengan menggunakan kabel straight.
  4. Buka sebuah web browser pada laptop, kemudian ketikkan alamat IP default dari access point tersebut. Sebelumnya saya telah menjelaskan bahwa IP default access point jenis ini adalah 192.168.1.1, namun pada praktek ini saya menggunakan access point yang IP address-nya diubah yaitu 10.10.7.1 Maka ketikkan IP 10.10.7.1 pada address bar, lalu tekan Enter pada keyboard.
  5. Setelah itu akan muncul sebuah kotak dialog Authentication Required. Isikan username dengan admin dan isikan password dengan admin. Kemudian klik OK.

  1. Kemudian akan muncul sebuah halaman web seperti berikut :
  1. Klik teks "Network" pada jendela sebelah kiri untuk mengatur tipe jaringan (Static IP / DHCP), main IP dari access point (IP local), dan subnet mask. Jika IP access point diubah dari IP default-nya, maka halaman web akan menghilang. Untuk menampilkannya kembali, ubah IP laptop sehingga menjadi se-network dengan IP access point yang baru. Setelah semua pengaturan selesai, klik Save. Contoh :
  1. Setelah itu lakukan pengaturan wireless dengan meng-klik teks Wireless pada jendela sebelah kiri kemudian pilihWireless Setting.
  2. Pengaturan yang perlu dilakukan adalah pengaturan SSID(nama jaringan), Region, Channel (untuk informasi mengenai channel wireless, klik disini), dan Mode. Yang lainnya adalah pengaturan opsional (tergantung kebutuhan). Dalam hal ini saya membuat nama jaringan (SSID) yaitu tujuh. Setelah semua pengaturan selesai, klik Save. Contoh :
  1. Setelah itu lakukan pengaturan untuk DHCP agar device yang terkoneksi akan mendapatkan IP secara otomatis dari access point. Klik teks DHCP pada jendela sebelah kiri, kemudian pilih DHCP Settings. Dalam hal ini saya melakukan pengaturan range user sebanyak 10 client dari 10.10.7.10 - 10.10.7.20. Setelah semua pengaturan selesai, klik Save. Contoh :
  1. Setelah semua pengaturan selesai diberikan, reboot access point dengan meng-klik teks System Tools kemudian pilih Reboot.
  1. Sistem access point akan restart dalam beberapa saat yang diindikasikan oleh persentasi seperti gambar berikut :
Setelah proses restarting selesai, maka selanjutnya adalah lakukan pengetesan jaringan access point yang baru dibuat. Gunakan sebuah laptop lain untuk mengakses jaringan wireless dengan nama tujuh. Kemudian lihatlah IP DHCP yang diperoleh laptop tersebut selama terkoneksi dengan jaringan tujuh. Tentunya IP yang didapatkan akan berada pada range 10.10.7.10 sampai 10.10.7.20.

Konfigurasi debian 6

Konfigurasi Debian 6

Mengkonfigurasi Network

root@debian:~# nano /etc/network/interfaces
# The local network interface
auto eth0
iface eth0 inet static
            address 192.100.23.17
            netmask 255.255.255.248
            network 192.100.23.16
            gateway 192.100.23.22
            broadcast 192.100.23.23
            dns-nameserver 192.100.23.17
auto eth0:0
iface eth0:0 inet static
            address 192.100.23.18
            netmask 255.255.255.248
auto eth0:1
iface eth0:1 inet static
            address 192.100.23.19
            netmask 255.255.255.248
 
Konfigurai di atas saya menggunakan IP /29,tekan Ctrl +  O, enter (untuk menyimpan) dan 
tekan Ctrl + X (untuk keluar).
Setelah itu restart network dengan perintah service networking restartjika konfigurasi benar 
maka ketika di restart muncul tulisan done.
root@debian:~# nano /etc/resolv.conf
search rizal.sch.id
nameserver 192.100.23.17
Untuk domain saya gunakan rizal.sch.id dan  nameserver masukan address pertama kita.

DNS SERVER

Install Bind9
root@debian:~# apt-get install bind9
Setting file bind9

root@debian:~# nano /etc/bind/named.conf

zone “rizal.sch.id”{

            type master;

            file “db.rizal”;

};

zone “192.in-addr.arpa”{

            type master;

            file “db.192”;

};

Kemudian tekan Ctrl +  O, enter (untuk menyimpan) dan tekan Ctrl + X (untuk keluar)
Setting file forward dari DNS

root@debian:~# cd /etc/bind

roloot@debian:~# cp db.local /var/cache/bind/db.rizal

root@debian:~# nano /var/cache/bind/db.rizal

$TTL    604800

@         IN         A          rizal.sch.id.         root.rizal.sch.id. (

                                                2                      ; Serial

                                      604800                      ; Refresh

                                        86400                      ; Retry

                                    2419200                      ; Expire

                                      604800                      ; Negative Cache TTL

;

@         IN         NS        rizal.sch.id.

@         IN         A          192.100.23.17

www      IN         A          192.100.23.18

mail     IN         A          192.100.23.19

kemudian tekan Ctrl +  O, enter (untuk menyimpan) dan tekan Ctrl + X (untuk keluar)

root@debian:~# cp db.127 /var/cache/bind/db.192

root@debian:~# nano /var/cache/bind/db.192

$TTL    604800

@         IN         A          rizal.sch.id.         root.rizal.sch.id. (

                                                1                      ; Serial

                                      604800                      ; Refresh

                                        86400                      ; Retry

                                    2419200                      ; Expire

                                      604800                      ; Negative Cache TTL

;

@                        IN          NS       rizal.sch.id.

17.23.168          IN         PTR      rizal.sch.id.

18.23.168          IN         PTR      www.rizal.sch.id.

19.23.168          IN         PTR      mail.rizal.sch.id.


kemudian tekan Ctrl +  O, enter (untuk menyimpan) dan tekan Ctrl + X (untuk keluar) lalu restart bind9

root@debian:~# /etc/init.d/bind9 restart

root@debian:~# nslookup rizal.sch.id

root@debian:~# nslookup 192.168.23.17

root@debian:~# nslookup www.rizal.sch.id

root@debian:~# nslookup 192.168.23.18

root@debian:~# nslookup mail.rizal.sch.id

root@debian:~# nslookup 192.168.23.19

WEB SERVER

Buat Web
root@debian:~#nano /var/www/index.html
Kemudian isi web dan save Ctrl + O lalu exit Ctrl + X
Install Paket Web Server
root@debian:~# apt-get install apache2 links
Setting Virtual Host

root@debian:~# cd /etc/apache2/sites-enabled

root@debian:~# cp 000-default www

root@debian:~# nano www


<VirtualHost  192.100.23.18:80>                                 

ServerAdmin webmaster@localhost

ServerName www.rizal.sch.id                                                   

kemudian tekan Ctrl +  O, enter (untuk menyimpan) dan tekan Ctrl + X (untuk keluar)

WEBMAIL SERVER

Install Paket Webmail Server

debian-server:~# apt-get install squirrelmail (masukan dvd 1 - 3)
Konfigurasi Apache2

debian-server:~# nano /etc/apache2/apache2.conf

Include “/etc/squirrelmail/apache.conf”      

debian-server:~# nano /etc/squirrelmail/apache.conf

# users will prefer a simple URL like http://webmail.example.com

<VirtualHost  192.100.23.19:80>                                 

DocumentRoot /usr/share/squirrelmail                    

ServerName mail.rizal.sch.id                                       

</VirtualHost>

#. . .

MAIL SERVER

Install Paket Mail Server

root@debian:~# apt-get install  postfix  courier-imap  courier-pop
Membuat directory mail server

debian-server:~# maildirmake /etc/skel/Maildir


Menambahkan user (buat 2 user)

debian-server:~# adduser user1

Adding user `user1' ...

Adding new group `manshurin' (1007) ...

Adding new user `manshurin' (1007) with group `manshurin' ...

Creating home directory `/home/manshurin' ...

Copying files from `/etc/skel' ...

Enter new UNIX password: ****

Changing the user information for manshurin

Enter the new value, or press ENTER for the default

Full Name []:

Room Number []:

Work Phone []:

Home Phone []:

Other []:

Is the information correct? [Y/n] y

·
Konfigurasi Postfix

debian-server:~# nano  /etc/postfix/main.cf

myhostname = rizal.sch.id                                            
alias_maps = hash:/etc/aliases
alias_database = hash:/etc/aliases
myorigin = /etc/mailname
mydestination = rizal.sch.id, mail.rizal.sch.id, localhost.localdomain, localhost
relayhost =
mynetworks = 127.0.0.0/8 192.168.23.19/29
#mailbox_command = procmail -a “$EXTENSION”
mailbox_size_limit = 0
recipient_delimiter = +
inet_interfaces = all

home_mailbox = Maildir/                              #Tambahkan pada baris paling bawah

Selanjutnya, tinggal tambahkan sedikit konfigurasi pada postfix melalui dpkg. Ikuti langkahnya seperti dibawah ini.

debian-server:~# dpkg-reconfigure postfix

General Type of Mail Configuration   : Internet Site

System Mail Name                               : rizal.sch.id

Root and postmaster mail recipient   : (biarkan kosong)

Other destination to accept...               : (pilih ok)

Force synchronous updates...             : No

Local Networks                                       : (pilih ok)

Use Procmail for local delivery           : No

Mailbox size limit (bytes)                      : 0

Local address extension character     : +

Internet protocols to use                        : ipv4

debian-server:~# /etc/init.d/postfix restart

debian-server:~# /etc/init.d/courier-imap restart

debian-server:~# /etc/init.d/courier-pop restart

debian-server:~# /etc/init.d/apache2 restart

Selanjutnya, tinggal mengecek apakah konfigurasi kita berhasil

Cek Web Server


debian-server:~# links www.rizal.sch.id

debian-server:~# links 192.100.23.18